Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
DOI:
https://doi.org/10.35964/almunawwarah.v17i2.452Keywords:
Islamic Religious Education, Local Wisdom, Student Character, Contextual Learning, Independent CurriculumAbstract
The integration of local wisdom in Islamic Religious Education (PAI) is a strategic effort to strengthen the relevance of religious learning to students' lives. PAI learning not only focuses on ritual and doctrinal aspects, but also functions as a medium for character, moral, and socio-cultural identity formation. This study aims to analyze the role of local wisdom in PAI learning, its benefits in strengthening character, and the challenges of its implementation in the context of the Independent Curriculum. The research method uses a descriptive qualitative approach based on a literature review by examining the latest academic literature from 2018–2025. Data analysis was carried out through reduction, presentation, and conclusion drawing techniques, adopting the Miles and Huberman analysis model (Sugiyono, 2014). The results of the study indicate that the integration of local wisdom can increase the meaningfulness, contextuality, and effectiveness of PAI learning. Cultural values such as mutual cooperation, courtesy, deliberation, and local religious traditions are in line with Islamic moral principles and can thus strengthen character formation. However, its implementation still faces several obstacles such as limited teacher cultural literacy, a lack of learning resources based on regional culture, and a lack of school support. This research confirms that the integration of local wisdom is highly relevant to the Independent Curriculum, which emphasizes contextual and project-based learning. Therefore, the integration of local wisdom in Islamic Religious Education (PAI) is a crucial approach to realizing an education that is humanistic, culturally rooted, and adaptive to changing times.
References
Alfian, N. (2025). Tradisi Keagamaan Nusantara dalam Pembelajaran PAI. Jurnal Budaya Dan Islam, 2(1), 55–72.
Amelia, R. F., Aulia, S. N., & Rustini, T. (2022). Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Karya Wisata terhadap Motivasi Belajar IPS di SD. Journal on Education, 5(1). https://doi.org/10.31004/joe.v5i1.629
Amiruddin, R. (2025). Pendidikan Agama Islam dan Penguatan Nilai Lokal. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 4(1), 88–102.
Andika, R. (2023). Budaya Lokal sebagai Sumber Belajar Pendidikan Agama Islam. Jurnal Ilmu Keagamaan, 8(2), 109–122.
Arifin, S. (2023). Tantangan Guru PAI dalam Integrasi Kearifan Lokal. Jurnal Pengembangan Pendidikan Islam, 6(1), 71–84.
Fathurrahman, M. (2018). Teori Konstruktivisme Sosial dalam Pembelajaran. Pustaka Edukasi.
Firdaus, A. (2023). Implementasi Nilai Islam melalui Tradisi Lokal. Jurnal Keislaman Dan Sosial, 9(2), 118–130.
Hidayat, A. (2019). Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam.
Hidayat, M. (2024). Pembiasaan Nilai Lokal dalam Pendidikan Islam. Jurnal Akhlak Dan Pendidikan, 5(1), 33–47.
Juliani, R. (2025). Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Pendidikan Karakter Islam, 3(2), 90–104.
Lestari, D. (2020). Pembelajaran Bermakna Berbasis Kearifan Lokal dalam Pendidikan Agama. Jurnal Ilmu Pendidikan.
Lisyawati, R., Putra, A., & Rahman, M. (2023). Tantangan Infrastruktur dan Kompetensi Guru dalam Implementasi Literasi Digital PAI. Jurnal Madrasah Dan Teknologi Pendidikan, 4(1), 30–45.
Mahendra, B. (2023). Kontekstualisasi Pembelajaran Agama Berbasis Lokal. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 20–34.
Mardiana, L. (2025). Nilai Moral dalam Tradisi Lokal sebagai Media Pendidikan. Jurnal Moral Dan Keislaman, 3(1), 22–36.
Maulana, R. (2022). Implementasi Nilai Budaya Lokal dalam Prinsip Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Dan Budaya.
Mulyani, S. (2024). Integrasi Nilai Kearifan Lokal dalam Pendidikan Agama. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 5(1), 12–25.
Nugroho, S. (2025). Integrasi Nilai Budaya dalam Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Nasional, 3(1), 21–37.
Putra, B. (2024). Peran Kearifan Lokal terhadap Penguatan Identitas Peserta Didik. Jurnal Sosiologi Pendidikan.
Putra, H. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran PAI. Jurnal Kurikulum Merdeka, 2(2), 13–27.
Rahayu, I. (2022). Semiotika Saussure: Teori dan Aplikasi dalam Kajian Budaya. UB Press.
Rahmawati, S. (2023). Integrasi Budaya Lokal dalam Pendidikan Agama untuk Meningkatkan Motivasi Belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan.
Ramadhan, A. (2023). Project-Based Learning Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 11(1), 88–103.
Santoso, B. (2023). Kajian Pustaka dalam Penelitian Pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2), 55–68.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharsaputra, U. (2023). Metode Penelitian Kualitatif: Pendekatan Pendidikan. Refika Aditama.
Sulaiman, T. (2024). Pelatihan Guru untuk Pembelajaran Berbasis Budaya. Jurnal Pendidikan Islam Modern, 5(1), 14–28.
Suryani, A. (2024). Relevansi Budaya Lokal dalam Pembelajaran Agama. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 44–56.
Susanti, M. (2024). Pelestarian Budaya Lokal melalui Pendidikan. Jurnal Kebudayaan Nusantara, 4(1), 66–79.
Sutrisno, Y. (2024). Literasi Budaya Guru dalam Pembelajaran PAI. Jurnal Profesi Pendidikan Islam, 5(1), 41–52.
Syamsuddin, M. (2021). Kearifan Lokal dan Pembentukan Karakter Berbasis Akhlak. Jurnal Karakter Bangsa.
Wijayanti, D., & Nisa, F. (2023). Pemanfaatan Situs Petungkriyono pada Pembelajaran IPS untuk Menambah Literasi Sejarah Lokal. Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, 5(1), 45–60.
Downloads
- Pdf Downloads: 86
Published
Versions
- 2025-09-30 (2)
- 2025-09-30 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hengki Satrisno, Bambang Irawan, Reta Guspani, Setia Rini Merliana, Yola Rizka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


