Integrasi Strategi Value Clarification Technique (VCT) dalam Materi Akhlak Madzmumah untuk Mengembangkan Etika Digital dan Self-Control Siswa
DOI:
https://doi.org/10.35964/al-munawwarah.v18i2.734Keywords:
Value Clarification Technique, Akhlak Madzmumah, Digital Ethics, Self-Control, Islamic Religious EducationAbstract
Abstract: The rapid advancement of digital technology has created new moral challenges for high school students, particularly in the form of unethical digital behavior such as cyberbullying, hate speech, and the spread of harmful content behaviors that fundamentally reflect the Islamic concept of akhlak madzmumah (reprehensible morality). However, existing PAI (Islamic Religious Education) instruction continues to address this subject through conventional lecture-based methods that fail to develop students' digital ethics or self-control. This study aims to analyze the integration of the Value Clarification Technique (VCT) strategy within akhlak madzmumah material as a means of developing high school students' digital ethics and self-control. Using a qualitative approach through library research (library research), data were collected from accredited academic journals, official PAI textbooks, and related literature published between 2021–2026, then analyzed using interactive content analysis following the Miles, Huberman, and Saldana model. The findings reveal that concepts such as israf, riya, sum'ah, takabur, and hasad have direct digital equivalents including doomscrolling, flexing, oversharing, cancel culture, and hate comments. The three stages of VCT choosing, prizing, and acting are highly relevant for guiding students through moral reflection on these digital dilemmas, fostering value internalization, and strengthening self-regulation in digital spaces. This study concludes that VCT-based learning of akhlak madzmumah offers an innovative and contextually grounded model for Islamic moral education in the digital age.
Keywords: Value Clarification Technique, Akhlak Madzmumah, Digital Ethics, Self-Control, Islamic Religious Education
Abstrak : Pesatnya perkembangan teknologi digital memunculkan tantangan moral baru bagi siswa SMA, khususnya dalam bentuk perilaku negatif di ruang siber seperti cyberbullying, hate speech, dan penyebaran konten merugikan yang pada hakikatnya merupakan manifestasi kontemporer dari akhlak madzmumah. Namun, pembelajaran PAI selama ini masih menyampaikan materi tersebut secara normatif-kognitif melalui metode ceramah konvensional yang belum mampu membentuk etika digital maupun self-control siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi strategi Value Clarification Technique (VCT) dalam materi akhlak madzmumah untuk mengembangkan etika digital dan self-control siswa SMA. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), data dikumpulkan dari jurnal akademik terakreditasi, buku teks PAI resmi, dan literatur relevan terbitan 2021-2026, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi interaktif model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep israf, riya, sum'ah, takabur, dan hasad memiliki ekuivalen digital yang spesifik, meliputi doomscrolling, flexing, oversharing, cancel culture, dan hate comment. Ketiga tahapan VCT choosing, prizing, dan acting terbukti relevan dalam memandu siswa merefleksikan dilema moral digital, menginternalisasi nilai, dan memperkuat regulasi diri di ruang siber. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran akhlak madzmumah berbasis VCT merupakan model inovatif dan kontekstual bagi pendidikan moral Islam di era digital.
Kata Kunci: Value Clarification Technique, Akhlak Madzmumah, Etika Digital, Self-Control, Pendidikan Agama Islam
References
Afandi, M. (2025). Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Mengembangkan Perilaku Afektif Peserta Didik Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Palu. Universitas Islam Negeri Datokarama Palu.
Alwi, H. A., & Jannah, S. R. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Psiko Religi Untuk Penanggulangan Kenakalan Remaja di Era Digital. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 3(4), 872–882. https://doi.org/https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i4.1671
Anbiya, B. F. (2025). Pengutan Karakter Religius Melalui Strategi Pembelajaran Afektif di Sekolah Dasar. Edu-Riligia: Jurnal Kajian Pendidikan Islam Dan Keagamaan, 9(2), 139–149. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.47006/er.v9i2.17607
Apriliah, S., & Tirtoni, F. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran VCT Berbasis Literasi Budaya terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. PACIVIC (Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan), 5(2), 253–265. https://doi.org/https://doi.org/10.36456/p.v5i2.10350
Aulia, S. S., Abdulkarim, A., & Sundawa, D. (n.d.). The Effect Of Civic Education Based Vct Analysis Value Moral Dilemmas On Global Insights Citizens Competences Dilema Moral Terhadap Kompetensi Wawasan Global.
Harrison, T., & Polizzi, G. (2022). (In)civility and adolescents’ moral decision making online: drawing on moral theory to advance digital citizenship education. Education and Information Technologies, 27(3), 3277–3297. https://doi.org/10.1007/s10639-021-10710-0
Jeni, J. J. (2025). Pengaruh metode pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran PAI terhadap kesadaran afektif santri di Pesantren Nurul Amal. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Karo, S. M., & Putri, J. R. (2026). Integrasi Pendidikan Nilai dalam PPKn Melalui Model Value Clarification Technique (VCT) untuk Mengatasi Krisis Moral Digital pada Peserta Didik. 10. https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i2.10482
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology. Sage publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis. sage.
Mukhlizar, S. A., & Ikom, M. (2025). Etika Masyarakat Digital. Etika Masyarakat Digital, 30.
Rahmanda, R., Zakiah, L., & Sumantri, S. (2026). Value Clarification Technique as a Character Education Strategy in Social Studies Learning for Elementary School Students. BASICA: Journal of Primary Education, 5(2), 70–84. https://doi.org/10.37680/basica.v5i2.9269
Rasyid, A. (2025). Hubungan antara spiritualitas dengan Cyber Aggression dimediasi oleh kontrol diri pada pengguna media sosial di Indonesia. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
RI, K. P. D. D. M. (2025). Alur Tujuan Pembelajaran PAIBP SMA Kelas X. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Mendalam.
Rosidin, M. P. I., Setinto, A. Y., Mubarok, A. S., Aimang, H. A., Rukiyanto, B. A., Haluti, A., Nurmiati, A. S., Sukmayadi, D., & Rahmah, S. (2025). Pendidikan Moral Dan Etika: Membentuk Generasi Berintegrasi. PT. Nawala Gama Education.
Sadi. (2025). Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Untuk SMA Kelas X. Erlangga.
Subagiya, B. (2023). Penelitian kepustakaan (library research) dalam penelitian PAI. Jurnal Pendidikan Islam, 12, 43.
Suheri, E. (2026). Beyond the Chalk: Menjadi Role Model yang Menginspirasi Seumur Hidup. PT. Revormasi Jangkar Philosophia.
Suriadi, H., Sriwahyuni, N., Barat, M. S., & Press, S. A. (2025). Problematika Karakter Generasi Muda di Era Digital: Analisis Kritis Terhadap Tantangan Moral dan Sosial di Era Teknologi Informasi. SURIA: Journal of Social, Educational and Religious Studies, 1(2), 20–37. https://doi.org/https://jurnal.suriaacademicpress.com/index.php/JSERS
Tina Malti, Emma Galarneau, & Joanna Peplak. (2021). Moral Development in Adolescence. Journal of Research on Adolescence, 1097–1113.
Utami, P. (2025). Pengaruh Model Value Clarification Technique (Vct) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV Min 01 Rejang Lebong. Institut Agama Islam Negeri Curup.
Wanhar, F. A., Ginting, N., Fatmawati, F., & Yusrizal, Y. (2026). The Influence of the VCT (Value Clarification Technique) Learning Model Based on Local Wisdom on the Character Values of Elementary School Students. Journal of General Education and Humanities, 5(1), 2071–2081. https://doi.org/10.58421/gehu.v5i1.1228
Wibowo, N. Z., Lyesmaya, D., & Nurasiah, I. (2022). Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Siswa. Jurnal Basicedu, 6(3), 3792–3800. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2732
Zalia, D., Indriani, L., Keguruan, T., Imam, U. I. N., Padang, B., Zalia, D., Keguruan, T., Imam, U. I. N., Padang, B., Indriani, L., Uin, D., & Bonjol, I. (2026). Model Pembelajaran PAI Berbasis Inklusivitas : Strategi Pembentukan Identitas Keagamaan Anak Generasi Alfa. Educational Journal, 1(2), 420–428. https://doi.org/https://doi.org/10.63822/ajmvkk91
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ‘Ainul Mardhiyyah, Hafid Muslih, Siti Sutiawati, Silma Mazia Effendi, Rijalul Haq, Khairuddin Manurung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

